Kilasfaktaterkini.com|Kubu Raya – Kesenian zikir Hadrah merupakan warisan dari leluhur yang harus kita lestarikan sesuai perkembangan jaman ,seni tersebut selain menjadi sarana silaturahmi hiburan juga melekat dengan syair ke agamaan ,lantunan syaduh banyak mengungkap sejarah peradaban agama Islam.
Dalam acara sangat sederhana diakan di Jalan Arteleri Supadio Gng Part Gontong Sungai Raya Kubu Raya,Pada Jumat 23.Mei 2025.

Di hadiri oleh :
Yang mulia Raja Kubu ,Syarif Ibrahim Bin Nyoh Al Idrus
Datok Ami Arsula ketua dewan Hadrah keraton kadariah Pontianak.
Kadus sungai seribu.
Ketua RT dan warga masyarakat setempat.
Dalam wawancara kepada ketua sanggar laksamana muda beliau sekaligus sebagai ketua pelaksana milad ke 13 tahun 2025 menjelaskan:
Tujuan acara terurai dalam kegiatan tersebut tidak lain untuk meningkatkan serta menanamkan rasa kecintaan pada kesenian daerah membentuk generasi islami beradaf serta menjunjung nilai Adaf Berbudi pada perkembangan jaman saat ini , pada akhir akhir nya banyak kita lihat anak anak muda larut dalam permainan gejet,android smartphone serta game yang merusak tatanan kehidupan sosial di masyarakat.
Sehingga seni budaya zikir hadrah akan menjadi leader menepis sebuah keterpurukan jaman saat ini menciptakan ruang silaturahmi agar generasi berbudaya berwibawa beradab sopan santun untuk saling rukun di antara kelompok etnis budaya serta agama
Tentu nya ini bukan hanya cerita seremonial dalam agenda tapi harus benar benar terwujud dan mendapatkan dukungan dari semua kalangan ,Instansi terkait ,cendikiawan ,tokoh adat ,tokoh agama serta tokoh pemuda untuk bersama sama melestarikan kesenian zikir Hadrah agar tak mati di telan jaman.
Semoga apa yang menjadi harapan untuk meningkatkan kelestarian seni budaya di kabupaten kubu raya dapat terlaksana,”jelasnya.
Sumber :Rudi Dewa
Red/Gun*






