Kilasfakta.com | Siak – Kondisi Jalan Kampung Karo di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, menuai sorotan masyarakat. Infrastruktur jalan desa tersebut dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan dan dinilai membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak yang setiap hari melintas.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat itu belum dilengkapi sistem drainase (grenase) yang memadai. Akibatnya, saat hujan turun, badan jalan tergenang air dan berlumpur, meningkatkan risiko kecelakaan.
“Hampir setiap hari ada anak-anak yang terjatuh. Jalannya licin dan berlubang. Tidak ada drainase, jadi air menggenang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Jumat (21/2/2026).
Menurut warga, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan signifikan dari pemerintah desa maupun pihak terkait. Mereka mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar yang menyangkut keselamatan masyarakat.
Selain itu, warga juga menyinggung penggunaan Dana Desa yang setiap tahun digelontorkan pemerintah pusat untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Mereka berharap ada transparansi dan prioritas pembangunan yang menyentuh kebutuhan mendesak seperti perbaikan jalan.
“Kami hanya ingin jalan yang layak dan aman untuk anak-anak kami. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” tambah warga lainnya.
Secara regulatif, pengelolaan Dana Desa mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menegaskan bahwa dana tersebut diprioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan dan drainase termasuk dalam kategori kebutuhan prioritas apabila dinilai mendesak dan berdampak langsung terhadap keselamatan warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kecamatan Dayun terkait rencana perbaikan jalan tersebut.
Masyarakat Kampung Karo kini berharap Bupati Siak dapat mengambil kebijakan tegas dan melakukan evaluasi terhadap kondisi infrastruktur desa, agar akses jalan yang aman dan layak dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat luas.
Tim-Liputan
Red/Purba*






