Bersama Posbindu, Satgas Yonzipur 5/ABW Wujudkan Masyarakat Sehat Untuk Hidup Lebih Baik

Kilasfaktaterkini.com || Kapuas Hulu- Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW, Pos Seriang turut hadir membantu Puskesmas Badau dalam Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), tepatnya di Kantor balai desa Seriang, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (23/11/2024).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Puskesmas Badau, bekerja sama dengan aparat setempat, kader kesehatan, dan masyarakat.

Baca Juga  Masyarakat Kalbar Dukung Wakil Gubernur Tolak Sistem Barcode BBM Bersubsidi

Posbindu ini dihadiri oleh Dinas kesehatan dari Puskesmas, Kader kesehatan, kepala desa, warga setempat yang sudah lanjut usia, dan Satgas Pamtas.

Salah satu Bidan, Ibu Ira menyampaikan, “Posbindu adalah langkah nyata dalam meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat perbatasan, sekaligus mendorong pola hidup sehat untuk mencegah berbagai penyakit”

Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi : penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Baca Juga  Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Turut Melepas Atlet Kontingen PON XXI Aceh,Sumut 

Selain itu, juga memberikan edukasi tentang pola makan sehat, pentingnya aktivitas fisik, serta pencegahan risiko Penyakit Tidak Menular (PTM).

Selain itu, Posbindu juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kader kesehatan. Para kader akan bertugas mengelola Posbindu secara rutin dengan pendampingan tenaga kesehatan setempat.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan ini. Salah satu warga mengungkapkan, “Kami merasa terbantu dengan adanya Posbindu karena jarak ke fasilitas kesehatan sangat jauh. Semoga kegiatan ini bisa rutin diadakan.”

Baca Juga  Stop Pungli : Pemerasan Oknum Media di Lokasi (PETI) Indotani dan Kekerasan Kriminalisasi Terhadap Pers, Menurut Beberapa Pandangan Publik!

Posbindu ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di wilayah perbatasan yang seringkali sulit dijangkau.

Harapannya, program ini mampu mengurangi angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat”, tutupnya. (Pen Yonzipur 5/ABW)

 

 

Red / Gugun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *