Dugaan Kejanggalan di Dapur Kakap Barokah: Pengelola Diduga Arogan, ‎dan Minta Temuan Ditutup” LP 08 Minta APH Turun Tangan!

Kilasfakta.com | Kubu Raya —Tim Investigasi Laskar Prabowo LP-08 Kalimantan Barat yang dipimpin langsung Ketua Harian Eddy Ruslan, serta didampingi oleh sejumlah awak media, melakukan investigasi di Yayasan Lian Asa Borneo Mitra Dapur Kakap Barokah yang berlokasi di Jalan Raya Sungai Kakap No. 47, Kelurahan Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.Jumat(14/11/2025)

‎Dalam investigasi tersebut, tim menemukan dugaan sejumlah kejanggalan operasional, baik dari aspek pengelolaan lingkungan, kelayakan sanitasi, maupun tata kelola internal.


‎Tim mencatat bahwa tempat pembuangan sampah kering di lokasi hanya tersedia dalam jumlah terbatas. Selain itu, terdapat dugaan bahwa limbah cair dan basah belum dikelola sesuai standar, bahkan diduga dialirkan langsung ke saluran parit di sekitar bangunan.

‎Saluran parit tersebut berada dekat masjid dan area pemakaman muslim, sehingga memunculkan kekhawatiran mengenai potensi pencemaran lingkungan.
‎Beberapa informasi yang diterima tim juga menyebutkan bahwa sampah kering dan basah diduga dibuang ke sungai, meskipun hal ini masih perlu verifikasi lebih lanjut.


‎Tim investigasi juga menemukan bahwa sistem sanitasi dan pembuangan air di lokasi diduga belum sesuai ketentuan, dan hingga saat tinjauan dilakukan, pihak yayasan belum dapat menunjukkan sertifikasi kelayakan sanitasi yang biasanya menjadi persyaratan operasional

‎Saat tim menanyakan kelengkapan sertifikasi petugas keamanan, seorang Satpam di lokasi mengaku tidak memiliki sertifikat profesi sebagaimana diwajibkan dalam aturan yang berlaku.


‎Selama proses klarifikasi, salah satu pengelola yayasan disebut menunjukkan sikap kurang kooperatif dan meminta agar temuan investigasi tidak diberitakan. Sikap tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah awak media terkait transparansi pengelolaan yayasan.

‎Saat dikonfirmasi mengenai kelengkapan administrasi dan perawatan fasilitas, salah satu pengurus Yayasan Lian Asa Borneo Mitra – Dapur Kakap Barokah menyampaikan bahwa operasional telah dibenarkan untuk berjalan, meskipun sebagian persyaratan belum lengkap, dan memastikan bahwa kekurangan tersebut akan dilengkapi menyusul.

‎Ketua Harian Laskar Prabowo LP-08 Kalimantan Barat, Eddy Ruslan, menegaskan perlunya tindakan cepat dari pemerintah dan aparat berwenang.

‎ “Kami meminta pihak terkait dan APH segera turun ke lapangan. Ini menyangkut kesehatan masyarakat. Jika ditemukan adanya pelanggaran ketentuan, kami berharap operasional dapat dihentikan dan pelaku ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas Eddy Ruslan.”(Tim/Redaksi)

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Hadiri Syukuran HUT ke-80 Persit KCK: Teruslah Menjadi Pendamping Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *