Firdaus Zar’in terpilih secara Aklamasi Pimpin PMP Kota Pontianak Periode 2024-2029

Kilasfaktaterkini.com – Pontianak, Kalimantan Barat – Musyawarah Daerah ( Musda ) Perkumpulan Merah Putih ( ( PMP ) Kota Pontianak yang di gelar di salah satu hotel Pontianak pada Minggu,17/11/2024.

Tampak hadir Ketua Umum DPP PMP H Sukiryanto, S.Ag , Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Agus Sugianto , Kapolresta Pontianak Kombes PoL Adhe Heriadi , FKUB dan 22 Ketua Organisasi Paguyuban lintas Entis yang ada di Kota Pontianak.

Ketua Umum Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat, H Sukiryanto, S.Ag berharap Pengurus DPD PMP Kota Pontianak akan semakin kuat menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat lintas etnis yang ada di Kota Pontianak.

“Cita-cita Pendiri dan Pengagas Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat ini diantaranya Prof Chairil Effendi yang juga ketua umum MABM Kalbar, Ir Jakius Sinyor yang juga Ketua DAD Kalbar, Drs Natsir Rihat Silalahi yang Juga Ketua Kerabat, Prof Slamet Rahardjo,S.H yang juga Ketua Paguyuban Jawa serta sesepuh-sepuh lainya adalah bagaimana keharmonisan antar etnis serta meciptakan Kalbar yang aman, samai sejuk serta menjadi perekat NKRI bisa terus di jaga melalui PMP ini,” jelas Sukiryanto.

Baca Juga  Kapolresta Pontianak Gelar Buka Puasa Bersama dan Berikan Sumbangan Sembako untuk Panti Asuhan dan Tahfiz Qur'an

Ketua Umum Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat, H Sukiryanto, S.Ag mengajak semua elemen untuk terus secara bahu membahu merawat serta menjaga hubungan baik antar etnis dan selalu berkomunikasi agar apapun jika ada permasalahan bisa diselesaikan dengan baik.

H Sukiryanto juga berterimakasih kepada Walikota Pontianak beserta jajaran serta Forkopimda Kota Pontianak yang terus mensuport dan mendukung Perkumpulan Merah Putih (PMP).

Sementara itu Kapolres Kota Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., dalam sambutanya mengatakan bahwa pengurus PMP Kota Pontianak harus semakin mempermudah koordinasi dan silahturahmi antar etnis.

“Kota Pontianak ini majemuk warga penduduknya sehingga wadah komunikasi dan silahturahmi seperti Perkumpulan Merah Putih (PMP) ini sangat membantu pemerintah, saya atas nama Pemerintah Kota Pontianak mengucapkan selamat dan terimakasih kepada seluruh pengurus Organisasi adat lintas Etnis yang ada di Kota Pontianak ini,” ungkapnya.

Baca Juga  KPAI: Ada 85 Orang, Anak Diamankan Usai Aksi Unjuk Rasa Menolak Revisi UU Pilkada

Ia juga berharap situasi dan kondisi Kota Pontianak yang sudah baik ini terus dirawat dan dijaga sehingga peristiwa-peristiwa yang dahulu pernah terjadi tidak terulang kembali dan aktifitas masyarakat bisa semakin terlaksana dengan baik, baik secara ekonomi, budaya sosial dan lainya.
Secara keorganisasian, lanjutnya, memberikan doa restu kepada seluruh calon Walikota dan Wakil Walikota yang maju dalam pilkada.

“Secara organisasi, kami memberikan doa restu kepada seluruh calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota serta Bupati dan Wakil Bupati yang maju. Mereka semua adalah putra putri terbaik dari negeri kita ini dan patut kita doakan bersama-sama. Siapapun yang terpilih nanti, itu sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Kita sebagai manusia hanya tinggal berusaha saja.,” sebutnya.

Di tempat yang sama setelah Musda PMP Kota Pontianak 2024, Ketua Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Merah Putih (DPD PMP) Kota Pontianak, terpilih secara Aklamasi untuk kedua kalinya periode 2024- 2029 Dr Firdaus Zar’in, S.Pd, M.Si mengucapkan terimakasih atas kepercayaan menjadi Ketua PMP Kota Pontianak untuk kedua kalinya, yang juga ketua DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Pontianak.

Baca Juga  Masyarakat Minta Mendagri Segera Evalusai Walikota Tangsel

Ia juga mengharap kerja sama semua pengurus Ketua Organisasi adat Budaya yang ada di Kota Pontianak untuk membantu Pemerintah menjaga Kondusifitas daerah dengan terus menjalin koordinasi dan silahturahmi antar etnis yang sudah terjalin selama ini.

“Di Kota Pontianak ada 22 Organisasi Adat Budaya yang sudah tergabung di Perkumpulan Merah Putih (DPD PMP) Kota Pontianak dan masih ada beberapa Organisasi adat budaya yang akan bergabung, Jika di Provinsi ada 24 Organisasi Adat Budaya tidak menutup kemungkinan di Kota Pontianak juga sama,” pungkas Firdaus.

( Masrun)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *