Kilasfaktaterkini.com | SANGGAU — Turnamen Mini Soccer Desa Hilir Cup 2026 resmi mencapai partai puncak di Stadion Gelora Tiong Kandang, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (24/10/2026). Kompetisi yang diikuti 76 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Barat tersebut berlangsung selama lebih dari satu bulan dan ditutup dengan perebutan juara pertama hingga keempat.
Partai final berlangsung meriah dengan kehadiran Anggota DPR RI Paulus Hadi, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengki, serta ribuan penonton yang memadati stadion untuk menyaksikan pertandingan penentuan juara.

Selain pertandingan sepak bola, kegiatan tersebut turut dimeriahkan pertunjukan Tari Cidayu dari Desa Hilir dan atraksi Barongsai GBSHA. Perpaduan olahraga dan pertunjukan budaya itu menambah semarak pelaksanaan turnamen sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Ketua panitia sekaligus Kepala Desa Hilir, Ashadi Cahyadi, S.Pd., menjelaskan bahwa turnamen ini diselenggarakan untuk menghidupkan kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, di Desa Hilir.
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen juga menjadi upaya memaksimalkan pemanfaatan Stadion Gelora Tiong Kandang yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah daerah.
“Kami juga berencana kegiatan seperti ini akan dilaksanakan setiap tahun,” ungkap Ashadi.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda olahraga berkelanjutan yang memberikan ruang bagi klub-klub lokal untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan pemain, serta meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga sepak bola.
Anggota DPR RI Paulus Hadi menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Mini Soccer Desa Hilir Cup 2026. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan sebuah ajang olahraga yang menarik untuk tingkat kecamatan.
“Sungguh event yang menarik untuk tingkat kecamatan,” terangnya.
Dukungan tersebut menjadi dorongan bagi penyelenggara dan masyarakat untuk terus mengembangkan kompetisi olahraga di tingkat lokal, terutama sebagai sarana mempererat hubungan antarklub dan masyarakat dari berbagai daerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengki berharap turnamen serupa dapat diselenggarakan di setiap kecamatan dengan melibatkan masyarakat setempat.
Menurutnya, kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan dapat menjadi salah satu sarana pembinaan untuk menemukan dan mengembangkan bibit pesepak bola potensial yang kelak dapat membawa nama Kabupaten Sanggau ke tingkat yang lebih tinggi.
Hendrikus juga menegaskan kesiapannya untuk mendukung para atlet olahraga di Kabupaten Sanggau agar memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan dan prestasi.
Pada partai grand final, Tim Kopi Saring dari Kecamatan Balai berhasil meraih gelar juara pertama. Sementara itu, A-Agas FC dari Kecamatan Tayan Hilir menempati posisi kedua.
Adapun hasil akhir turnamen Desa Hilir Cup 2026 adalah sebagai berikut:
1. Juara I: Kopi Saring — Kecamatan Balai.
2. Juara II: A-Agas FC — Kecamatan Tayan Hilir.
3. Juara III: Jhoni X-Bar FC — Kota Pontianak.
4. Juara IV: Porsega Segalang — Kecamatan Balai Batang Tarang.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen yang melibatkan 76 tim tersebut menjadi momentum bagi pengembangan olahraga sepak bola di Kabupaten Sanggau. Dengan dukungan berbagai pihak serta penyelenggaraan kompetisi secara rutin, turnamen tingkat kecamatan diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas olahraga daerah.
Sumber: Tim Liputan
Editor: Gun*






