Konferensi Akhir Tahun Polresta Pontianak: Kriminalitas Meningkat, Kasus Narkoba Justru Menurun!

Kilasfakta.com | PONTIANAK — 29 Desember 2025 | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak mencatat terjadinya peningkatan signifikan tindak kejahatan sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu terungkap dalam konferensi pers akhir tahun 2025 yang digelar di Aula Polresta Pontianak, disampaikan oleh Wakapolresta Pontianak AKBP Hendrawan mewakili Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono.

Dalam paparannya, AKBP Hendrawan menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.515 kasus kejahatan, meningkat 339 kasus atau sekitar 29 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 1.176 kasus.

“Secara umum memang terjadi kenaikan jumlah tindak pidana sepanjang 2025. Namun, di sisi lain kami juga mencatat adanya peningkatan pengungkapan dan penyelesaian perkara,” ujar AKBP Hendrawan.

Untuk kategori kejahatan konvensional yang menjadi atensi kepolisian atau dikenal dengan istilah 4C (curat, curas, curanmor, dan curbis), Polresta Pontianak mencatat sebanyak 630 kasus pada 2025. Angka tersebut meningkat 132 kasus atau sekitar 27 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 498 kasus.

Baca Juga  Mafia Solar Subsidi Gunakan Pelat Kuning: SPBU Disalahkan, Sistem yang Bobrok Dibiarkan

Sementara itu, kasus yang tergolong dalam SEMRA (kejahatan terhadap keamanan negara, masyarakat, dan lingkungan) tercatat sebanyak 306 kasus pada 2025, naik 34 kasus dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 272 kasus.
Kasus Narkoba Menurun, Namun Tetap Menjadi Perhatian
Di bidang narkotika, Polresta Pontianak justru mencatat tren penurunan. Sepanjang tahun 2025 terdapat 88 kasus narkoba, dengan 78 kasus di antaranya berhasil diselesaikan. Jumlah tersangka narkoba tercatat sebanyak 125 orang, yang didominasi laki-laki, dengan rentang usia terbanyak 31 hingga 40 tahun.

“Para tersangka berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari aparatur sipil negara, wiraswasta, mahasiswa, hingga tenaga pendidik,” ungkap AKBP Hendrawan.

Baca Juga  Sambangi Marshalling Area Bengkayang, Pangdam XII/Tpr Beri Motivasi Prajurit Batalyon TP 926/Pangalangok Libau

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi ribuan paket narkotika jenis sabu, ratusan butir ekstasi, serta sejumlah paket ganja.

Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat, Korban Meninggal Menurun
Di sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan pada 2025 tercatat sebanyak 404 kasus, meningkat 162 kasus dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 342 kasus. Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia justru menurun, dari 52 orang pada 2024 menjadi 47 orang pada 2025.

Sebaliknya, jumlah korban luka berat dan luka ringan mengalami peningkatan, seiring dengan naiknya jumlah kecelakaan. Kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 tercatat mencapai lebih dari Rp821 juta.

Untuk pelanggaran lalu lintas, Polresta Pontianak mencatat penurunan dari 3.284 kasus pada 2024 menjadi 3.135 kasus pada 2025. Penurunan tersebut, menurut AKBP Hendrawan, dipengaruhi oleh kebijakan penindakan yang semakin mengedepankan sistem elektronik (ETLE).

Baca Juga  Guru Madrasah Dikecam di Depan Umum, KKM 004 Kubu Raya Kecam Arogansi Bupati Kuburaya 

Pengawasan Internal Tetap Dilakukan
Selain fokus pada penegakan hukum terhadap masyarakat, Polresta Pontianak juga melakukan pengawasan internal terhadap personelnya. Sepanjang 2025 tercatat empat personel melakukan pelanggaran disiplin, naik satu kasus dibandingkan tahun 2024.

Namun, pelanggaran kode etik mengalami penurunan dari 17 kasus pada 2024 menjadi 9 kasus pada 2025. Sementara itu, terdapat dua personel yang masih menjalani proses hukum terkait dugaan pelanggaran pidana.

Komitmen Perbaikan Kinerja
Menutup paparannya, AKBP Hendrawan menegaskan bahwa Polresta Pontianak berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas penegakan hukum, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pembenahan internal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat pelayanan publik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Pontianak,” pungkasnya.

 

Sumber: Humas Polresta Pontianak
Red/Gun*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *